14 August, 2008

Book Author #0...

Ada beberapa buku fiksi yang menurutku sulit untuk kulupakan begitu saja, selain karena ceritanya yang menarik, tema-tema yang diangkat yang outstanding dan tentu saja kemampuan dari si pengarang dalam menerjemahkan ide-ide, pemikiran, dan imajinasi yang berkeliaran di kepalanya.

Dan kurasa kemampuan menerjemahkan ide-ide menjadi larik tulisan, paragraf, konflik, penggambaran dan penokohan inilah yang membedakan antar pengarang. Banyak kadang kutemui pengarang-pengarang yang memiliki ide yang begitu original dan bagus, tapi cara dia membangun konflik, mengurutkan cerita serta emosi yang terkandung dalam ceritanya tidak terasa, datar.

Nah bukan kapasitasku untuk menilai salah ataupun mengkritisi orang hehe, tapi tak ada salahnya sedikit memberikan pujian untuk beberapa pengarang mengenai kemampuan dan kekuatan olah kata dan olah ceria mereka...

Ada beberapa nama yang menurutku kuat serta "spesifik"kemampuannya dalam bercerita. mungkin ada yang kurang sependapat, dan bisa jadi masih banyak pengarang lain yang terlewat olehku, karena masih kurangnya jam terbang bacaku...mungkin nanti bisa ada yang membantuku memberikan rekomendasi pengarang2 yang mumpuni, yang bukunya memang layak untuk menjadi pajangan muka pada lemari pustaka kita. Tapi bagiku sendiri, cukup banyak nama yang bisa ku paparkan, tapi rasanya untuk pertama ini cukuplah tiga nama saja.

Segelintir nama yang layak menurutku diistilahkan sebagai öutstanding author (lokal) adalah maestro (yang hanya karena mungkin beliau orang indonesia saja, sehingga tidak mendapat nobel sastra) sastra kita Pak Pram alm., selanjutnya tentunya Andrea Hirata dan terakhir menurutku (dan juga menurut banyak pendapat) ES ITO. Tidak adanya pengarang wanita, mungkin karena aku memang jarang membaca buku fiksi karangan wanita, bukan alasan gender tentuny.

Sampai pada nama ES ITO, karena dia adalah pengarang muda dengan buku yang baru saja aku baca, rasanya cukup banyak yang ingin kuulas mengenai pengarang kita satu ini.

Kenapa pengarang2 diatas yang aku pilih? mungkin karena kesukaanku pada bacaan2 berat dan penuh dengan idealisme, semangat, tantangan dan tentunya kembali kepada dasar pemikiran awal, yaitu mereka layak disebut sebagai pengarang yang punya idealisme dan kecerdasan. Selanjutnya aku akan mencoba membahas Pak Pram dengan buku Tetralogi Pulau Buru-nya, Bang Andrea dengan Tetralogi Laskar Pelangi dan terakhir Bung ES ITO dengan buku fiksi sejarahnya.

13 August, 2008

Kau yang Melempar, Aku yang Gemetar #2

Begini kejadiannya (dengan irama lagi ngebawain acara silet hehe):

Waktu menunjukkan pukul 20.00 WIB, dan karena tempat kami yang cukup ndeso, maka lampu penerang jalan tidak ada, jadi cukuplah bulan sebagai penerang jalan...tsahhh...
Kejadian itu terjadi tepat di depan rumah simbah (red:kakek) dari salah satu temanku yang jadi aktor intelektual (berasa laporan kriminal) kejadian malam itu...

Sesuai jadwal rutin, malam itu aku dan gengku (aku sebut mereka gengku, beneran gambaran kultur ndeso dengan adanya geng-gengan kaya gini, karena pada kenyataanya sebagian besar waktu masa kecilku kuhabiskan dengan mereka, bermain, bercanda, berburu dan semua kegiatan lainnya, selain main bola, karena sayangnya mereka ngga ada yang bagus maen bolanya hehehe) 
Jika pada waktu itu kisaran usiaku adalah antara 14-15 tahun, maka sebut saja A (cucu si simbah), waktu itu berusia sekitar 11 tahun, jawa tulen setulen2nya bahkan lebih kental dari jenang (dodol-red) yang dibuat dirumahnya tiap lebaran..tinggi kurus, tapi bernyali pejuang '45.

Tokoh kedua adalah H (teman sebaya anton), berusia 13 tahun, melayu sejati, dengan perawakan dan penampakan melayu totok...begitu pula dengan logatnya...

I a.k.a I juga, pemuda tegap (tengil berbadan gelap hehe) berambut keriting, anak yang pemberani yang melebihi keberanian anak2 pada usianya,,,untuk ikutan militer dah ga perlu di tes lagi kayanya nih anak..merupakan anak yang paling muda usianya, tapi selalu menjadi ujung tombak..ya bener, ujung tombak secara harfiah, jadi umpan, jadi tameng dan jadi bulan2an hehe..

dan terakhir IJ, orang padang yang setahun lebih tua dariku...tapi tingkat kedewasaan tak jauh dari yang lainnya, oportunis sejati dah....

Malam itu rencananya kami hanya ingin berkumpul saja dan ngobrol2 karena itu malam minggu, malam liburan satu-satunya dalam minggu yang normal untuk anak sekolahan dan karena pada malam itu simbah A sedang kerumah saudaranya yang lain, dan rumahnya kosong, jadilah malam itu kami berkumpul didepan rumah itu...
Dengan tidak adanya lampu penerangan, kemudian tidak adanya lampu di teras, maka didepan rumah itu sangat gelap.
Rumah tersebut tepat mengarah ke jalan, dengan jarak dari jalan aspal (kami menyebutnya jalan raya, yang sebenarnya hanya mampu memuat 2 kendaraan secara bersamaan, dan kambing serta sapi dipinggir jalan), jangan bayangkan bahwa kondisinya seperti perumahan dikota pada umumnya, disana rumah berjauhan sehingga jika tidak ada lampu penerangan jalan, maka kondisinya benar2 gelap...

Jam 8 malam tepat, semua berkumpul didepan rumah dan duduk di bawah pohon rambutan yang sebenarnya tidak terlalu besar (mungkin hanya setinggi 3 meter, lebih tepat disebut sebagai anak pohon rambutan)...berbagai macam obrolan mengisi malam itu, dan rasanya karena sering bertemu bosan juga kalau hanya ngobrol, mulailah macam2 ide keluar apa yang ingin dilakukan untuk mengisi malam itu....
yang namanya anak desa dan terbiasa untuk mencari permainan aneh dan penuh tantangan, banyak banget yang ingin dilakukan (dan rasanya ga ada yang baik hahaha),,,
Sebagian besar ide yang muncul dari pertemuan tak penting itu di tolak, karena sudah biasa (bayangkan, ngambil rambutan orang malam2 adalah hal yang sudah biasa? hehe bener2 dah waktu itu, anak desa yang kurang sarana untuk main dan kurang bimbingan, padahal adrenalinnya gede semua haha)

Dan ide yang akhirnya di terima adalah ngelempar mobil orang dari pinggir jalan raya (ide yang nakal dan bandel banget bukan), untungnya waktu itu aku menolak dan tidak ikutan, tapi sedihnya aku juga tidak menghalangi ataupun mencegah mereka untuk melakukannya...aku hanya pura2 tidak tau dan tidak mau tau...

Jadilah, akhirnya aku hanya duduk dibawah pohon rambutan sedang mereka mulai berjongkok di pinggir semak2 (rerumputan) dipinggir jalan raya, penyamaran mereka macamkan kopassus sedang mengintai musuh saja..
dari jarak 50 meter aku bisa menebak posisi dari masing-masing orang...

Dan dimulailah tragedi itu..
sejak awal mereka cuma ingin melempar bak (apa ya, hmm itu loh kalo truk yang bagian belakangnya aja, yang dari kayu ataupun dari seng)...
apa daya, karena adrenalin yang terlalu berlebihan, akhirnya mereka mulai tidak disiplin (hayyah, bikin kejahatanpun ada disiplinnya pulak)...mereka mulai melempari mobil pribadi (yang lewat mungkin cuma 1 kali dalam 1 menit)..
sekali, dua kali, rasanya mereka tidak menembak dengan tepat,,,,

Nah kejadian mulai mencapai puncak, mungkin karena jengkel, ndak ada tantangannya,ndak ada mobil yang kena, naiklah level kejahatannya..dari mulai penggantian mobil sekarang menjadi pengantian senjata, awalnya cuma batu sebesar kelingking, mulai naik sebesar jempol dan kemudian naik lagi menjadi sebesar kepalan tangan...dan disitulah tragedi dan musibah dimulai....(to be continued)

Rasanya cerita ini ndak ada nilai baiknya hehe..tapi biarlah kulanjutkan untuk jadi pelajaran bagi siapapun...bahwa kejatahan tidak saja datang karena ada kesempatan, tapi karena adanya peluang (halahhh...)


DODOL !!!!

Hehe

Dodol dan bodoh banget dah gw malem ini, ingin mengupdate lagi tulisan yang dah lewat sebulan kagak diupdate (bahkan ampe dah ditodong traktiran dengan seseorang berinisial A*ti huwuhw karena dia mengklaim menang tarohan kalo postingan gw di blog ini kagak bertahan lama)....

Dengan semangat pejuang PETA (isu pejuang peta dengan  Andaryoko yang ngaku Pak Supriyadi lagi hangat) dah siap aja nih ide-ide yang beberapa hari ini diendapkan coba untuk dituangkan (kalo ngendap ga bisa di tuangin ya padahal? bodoh ah) ...tapi, eng ing eng...dengan bodohnya gw lupa email gw yang gw pake untuk login Blog ini huwuahwuahwuhauah..parah bodoh beutt dah...

Gw beneran lupa, apa email yahoo gw yang gw pake,...karena gw punya beberapa account email yahoo untuk beberapa aplikasi yang gw pake...jadilah maen coba2 semuanya...dan ternyata masih ga bisa juga...Dodol kuadrat...

Untunglah karena punya otak yang super duper encer dan daya analisis yang tajam..(tsaaahh)...dengan menggunakan reverse analisis, akhirnya dapet juga tuh emailnya hehehe..mau tau caranya? hehe hayoo kawan aku tau kau bisalah itu :)

Dan karena kedodolan gw tadi, jadilah akhirnya yang pertama ingin gw tulis yang ini dulu, nyang lainnya nyusul hehe,,,kadang nulis ga penting gini di malem hari nan sepi sunyi sendiri ini (lebay) bisa merilekskan urat2 dan otot2 otak gw (hahaha sejak kapan otak isinya otot? hehe mbuh lah)..

Tulisan lanjutan postingan yang kemaren2 dah ada di laptop, belum sempet2 aje nih dipindahin kesini...hmm akhirnya muncul lagi nih semangat menulis...gud gud